Autumn breeze frigidly touches ailing dreadful lives
Harshly darkness quietly surrounds the broken souls
Mellow serenades that once played between hearts
Pathetically have transformed into bitter sad songs
Somewhere beyond the flossy clouds
Cupid has lost his romancing arrows
Plays sad sonorous tunes on his bow
Dedicated to all weepy lonely hearts
Howling chilly wind blows through the mist
Sounds of sorrow spread allover the place
Fuzzy humid air submerges the inner lust
Lives decay slowly as the autumn leaves fall...
Senin, 15 Agustus 2011
Macam-macam Lensa
Hai teman-teman, pa kabar nih?
Oh iya, kali ini saya ingin share sedikit mengenai masalah foto mem-foto atau lebih kerennya yah fotography. Untuk artikel kali ini saya ingin mengajak teman-teman untuk mengenal mengenai jenis lensa dalam fotography. Ada apa aja? simak yuukk :)
Lensa merupakan salah satu keunggulan kamera DSLR. Tidak seperti kamera saku atau prosumer, lensa untuk DSLR bisa diganti-ganti sesuai kebutuhan. Dalam fotography, ada tiga kategori umumlensa, yaitu lensa sudut lebar, normal, dan lensa sudut sempit (tele). Perbedaanya terletak pada panjang fokal lensa dan efek yang dihasilkan pada foto.
Sebuah lensa disebut normal atau standar jika sudut gambar yang dihasilkan mirip dengan sudut mata manusia. Jika diterapkan pada kamera digital yang ada pada saat ini, lensa seperti ini memiliki panjang fokal sekitar 40 milimeter sampai dengan 55 milimeter.
Lensa lebar atau wide lens memiliki panjang fokal lebih pendek dari lensa normal. Jika panjang fokalnya sangat pendek, kurang dari 15 milimeter, disebut lensa ekstrem lebar. Sebaliknya, lensa tele punya panjang fokal lebih panjang dibanding normal. Jika fokalnya sangat panjang melebihi 200 milimeter, maka disebut lensa ekstrem panjang.
Gambar yang dihasilkan oleh lensa ekstem jelas sangat berbeda dari proporsi gambar yang dihasilkan mata manusia biasa. Pemakaian lensa ekstem terutama untuk menghasilkan gambar dramatis.
Berikut akan saya jelaskan mengenai macam-macam lensa yang digunakan dalam dunia fotography :
Lensa Normal
Lensa normal atau standar adalah lensa yang paling 'jujur' menghasilkan gambar. Hampir tidak ada perubahan dimensi dan proporsi pada subjek foto yang Anda bidik. Dua benda yang letaknya saling berpunggunganakan tampak proporsional jika difoto dengan lensa ini. Sama seperti mata Anda melihat benda tersebut tanpa kamera.
Lensa lebar maupun lensa tele memiliki efek serupa, yakni mengubah dimensi dan proporsi subjek foto atau disebut distorsi. Sifat utama lensa lebar adalah menjauhkan subjek foto. Dua benda yang tampak berdekatan seolah lebih jauh dibanding jika dilihat dengan mata biasa. Subjek yang posisinya lebih jauh dari lensa tampak jauh lebih kecil dibanding subjek yang berada lebih dekat.
Lensa Tele
Berlawanan dari lensa lebar, lensa panjang memiliki sifat mendekatkan subjek foto. Proporsi benda yang letaknya menjauhi lensa tidak terlalu jauh dibanding benda yang berada lebih dekat. Akibatnya, gambar yang terekam akan tampak lebih 'padat'. Jika tidak hati-hati memakainya, foto yang dihasilkan justru tampak crowded atau malah berantakan.
Lensa Makro
Lensa ini memiliki keunggulan yakni bisa memotret benda dari jarak sedekat mungkin. Bisa dari jarak satu meter (pada lensa tele), lima atau dua sentimeter (lensa lebar/normal), bahkan ada yang bisa ditempelkan ke subjek foto. Lensa ini biasa digunakan untuk memotret benda yang sangat kecil. Lensa ini biasanya memiliki ukuran pembesaran (magnifation). Nilai magnifation 1:1 berarti gambar yang terekam pada sensor sama besarnya dengan ukuran benda sebenarnya. Ada pula yang bernilai 2:1, dimana foto terekam dua kali lebih besar dari ukuran asli benda.
Lensa Zoom
Disebut zoom karena lensa ini memiliki rentang fokal beragam. Lensa zoom bisa saja mencakup rentang lensa lebar hingga normal, misalnya 18 - 55 mm. Bisa pula dengan fokal normal hingga tele, seperti 50 - 150 mm. Adapula lensa rentang lebar hingga tele, misalnya 18 - 200 milimeter. Jika ada lensa zoom, maka ada pula lensa fixed. Lensa ini hanya satu panjang fokal, misalnya 20 mm, 50 mm, 60 mm, 135 mm, dan seterusnya.
Nah, untuk macam-macam lensa mungkin hanya ini yang bisa saya share dulu ke teman-teman. Semoga bermanfaat!!
Lain waktu kita lanjut lagi yaa :)
Oh iya, kali ini saya ingin share sedikit mengenai masalah foto mem-foto atau lebih kerennya yah fotography. Untuk artikel kali ini saya ingin mengajak teman-teman untuk mengenal mengenai jenis lensa dalam fotography. Ada apa aja? simak yuukk :)
Lensa merupakan salah satu keunggulan kamera DSLR. Tidak seperti kamera saku atau prosumer, lensa untuk DSLR bisa diganti-ganti sesuai kebutuhan. Dalam fotography, ada tiga kategori umumlensa, yaitu lensa sudut lebar, normal, dan lensa sudut sempit (tele). Perbedaanya terletak pada panjang fokal lensa dan efek yang dihasilkan pada foto.
Sebuah lensa disebut normal atau standar jika sudut gambar yang dihasilkan mirip dengan sudut mata manusia. Jika diterapkan pada kamera digital yang ada pada saat ini, lensa seperti ini memiliki panjang fokal sekitar 40 milimeter sampai dengan 55 milimeter.
Lensa lebar atau wide lens memiliki panjang fokal lebih pendek dari lensa normal. Jika panjang fokalnya sangat pendek, kurang dari 15 milimeter, disebut lensa ekstrem lebar. Sebaliknya, lensa tele punya panjang fokal lebih panjang dibanding normal. Jika fokalnya sangat panjang melebihi 200 milimeter, maka disebut lensa ekstrem panjang.
Gambar yang dihasilkan oleh lensa ekstem jelas sangat berbeda dari proporsi gambar yang dihasilkan mata manusia biasa. Pemakaian lensa ekstem terutama untuk menghasilkan gambar dramatis.
Berikut akan saya jelaskan mengenai macam-macam lensa yang digunakan dalam dunia fotography :
Lensa Normal
Lensa normal atau standar adalah lensa yang paling 'jujur' menghasilkan gambar. Hampir tidak ada perubahan dimensi dan proporsi pada subjek foto yang Anda bidik. Dua benda yang letaknya saling berpunggunganakan tampak proporsional jika difoto dengan lensa ini. Sama seperti mata Anda melihat benda tersebut tanpa kamera.
Lensa Lebar
Lensa lebar maupun lensa tele memiliki efek serupa, yakni mengubah dimensi dan proporsi subjek foto atau disebut distorsi. Sifat utama lensa lebar adalah menjauhkan subjek foto. Dua benda yang tampak berdekatan seolah lebih jauh dibanding jika dilihat dengan mata biasa. Subjek yang posisinya lebih jauh dari lensa tampak jauh lebih kecil dibanding subjek yang berada lebih dekat.
Lensa Tele
Berlawanan dari lensa lebar, lensa panjang memiliki sifat mendekatkan subjek foto. Proporsi benda yang letaknya menjauhi lensa tidak terlalu jauh dibanding benda yang berada lebih dekat. Akibatnya, gambar yang terekam akan tampak lebih 'padat'. Jika tidak hati-hati memakainya, foto yang dihasilkan justru tampak crowded atau malah berantakan.
Lensa Makro
Lensa ini memiliki keunggulan yakni bisa memotret benda dari jarak sedekat mungkin. Bisa dari jarak satu meter (pada lensa tele), lima atau dua sentimeter (lensa lebar/normal), bahkan ada yang bisa ditempelkan ke subjek foto. Lensa ini biasa digunakan untuk memotret benda yang sangat kecil. Lensa ini biasanya memiliki ukuran pembesaran (magnifation). Nilai magnifation 1:1 berarti gambar yang terekam pada sensor sama besarnya dengan ukuran benda sebenarnya. Ada pula yang bernilai 2:1, dimana foto terekam dua kali lebih besar dari ukuran asli benda.
Lensa Zoom
Disebut zoom karena lensa ini memiliki rentang fokal beragam. Lensa zoom bisa saja mencakup rentang lensa lebar hingga normal, misalnya 18 - 55 mm. Bisa pula dengan fokal normal hingga tele, seperti 50 - 150 mm. Adapula lensa rentang lebar hingga tele, misalnya 18 - 200 milimeter. Jika ada lensa zoom, maka ada pula lensa fixed. Lensa ini hanya satu panjang fokal, misalnya 20 mm, 50 mm, 60 mm, 135 mm, dan seterusnya.
Nah, untuk macam-macam lensa mungkin hanya ini yang bisa saya share dulu ke teman-teman. Semoga bermanfaat!!
Lain waktu kita lanjut lagi yaa :)
Sabtu, 13 Agustus 2011
Coffee : Health, Lifestyle and Business
Sejarah kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Pertama kali, kopi hanya ada di Ethiopia dataran tinggi. Akan tetapi, ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya, biji kopi pun telah meluas sampai ke Afrika Utara dan biji kopi disana ditanam secara massal. Dari Afrika Utara itulah biji kopi mulai meluas dari Asia sampai pasaran Eropa dan ketenarannya sebagai minuman mulai menyebar. Kopi Robusta mulai diperkenalkan di Indonesia tahun 1990-an untuk pengganti kopi arabica yang hancur saat terjadi penyakit tumbuhan meyerang tanaman kopi kopi arabica, kopi robusta yang lebih tahan terhadap hama dianggap sebagai alternatif yang tepat terutama untuk perkebunan kopi didaerah dataran rendah.
Dapatkah kopi menyehatkan tubuh dan jiwa kita? Meskipun kopi pertama kali dikenal oleh manusia sebagai tanaman obat, dunia kedokteran modern sudah lama mencurigai kopi sebagai penyebab/pemicu berbagai penyakit. Mengapa kopi, bukan makanan/minuman lainnya?
Kandungan Kafein dalam Makanan/Minuman
- Satu cangkir kopi rata-rata mengandung 100 -150 miligram kafein.
- Satu demitasse (cangkir mini untuk espresso) single-espresso rata-rata mengandung 80-120 miligram kafein.
- Satu cangkir teh rata-rata mengandung 40 miligram kafein.
- Satu batang coklat ukuran sedang rata-rata mengandung 20-60 miligram kafein.
- Satu botol minuman kola berukuran 340 mililiter mengandung 40-60 miligram kafein, atau kira-kira separuh kandungan kafein dalam secangkir kopi/espresso.
Manfaat Kopi Bagi Kesehatan
Telah lama orang mencurigai terhadap efek negatif dari kopi, sehingga sedikit mengejutkan bahwa penelitian terakhir menunjukkan bahwa mengkonsumsi 2-4 cangkir kopi setiap hari mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Diantaranya :
- Mengurangi resiko kanker usus besar sampai 25% (dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi)
- Mengurangi resiko batu empedu sampai 45%
- Mengurangi resiko sirosis hati sampai 80%
- Mengurangi resiko penyakit Parkinson 50-80%
- Mengurangi frekuensi serangan asma sampai 25%, dan
- Menurut pengamatan banyak perawat selama beberapa tahun, mengurangi tingkat bunuh diri.
Zaman sekarang tanpa kita sadari kopi melalui cafe-cafe, turut memainkan peran perubahan tatanan masyarakat yang tidak sedikit, karena banyak dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul dan berdiskusi. Selain karena kopi dapat membuat kita tetap segar dan bebas alkohol, juga dipercaya mamacu daya pikir dan kemampuan berpikirlah membuat manusia mempunyai kedudukan yang sama. Tak ayal kopi sempat menjadi minuman intelektual.
Belum lagi jika mengingat cafe atau kedai kopi menjadi tempat kencan yang menarik. Sensasi kenikmatan dipadukan dengan nuansa romantik merupakan tawaran tersendiri bagi orang-orang yang baru memasuki dunia dewasa. Jika cinta dikatakan berawal dari mata turun kehati, maka kopi membentuk interaksi sosial manusia dari mulut turun ke tangan. Berjabat tangan, bergandengan, bersama mengenal kehidupan karena kenikmatan akan menjadi indah ketika dirasakan bersama.
Kopi tidak hadir dengan sendirinya sebagai minuman, melainkan dibentuk dan diramu manusia. Setiap ramuan memiliki daya tarik masing-masing yang sejak pertama kali kopi ditemukembangkan mampu mencuri perhatian umat manusia.
Cafe (Coffee Shop) identik dengan tempat yang menyenangkan yabg menyediakan kopi sebagai menu utamanya, dengan tempat duduk sebagai tempat untuk berkumpul. Meninjau antara aktivitas yang dilakukan Cafe pada umumnya ada beberapa kesamaan : sebagai tempat untuk temu wicara, namun dari segi fasilitas, maupun pelayanan dapat dirasakan bedanya. Coffee Shop menempati sebuah ruang dengan nilai khusus dan nilai pergulatan individu dengan sosialitasnya.
Dalam menarik pengunjung Coffee Shop memiliki keunikan. Di Amerika banyak Coffee Shop yang menonjolkan sajian-sajian kesenian, di Prancis Coffee Shop biasanya mencantumkan menu-menu minuman yang mengandung alkohol, di Singapura ada yang menyerupai kumpulan toko-toko kecil yang menyerupai food court. Di Belanda, banyak dijumpai dengan berbagai lukisan-lukisan pada dindingnya, di Malaysia konsep interior mirip dengan Coffee Shop di China - Melayu, dan lain sebagainya.
Bisnis uang yang dihasilkan dari bisnis Coffee Shop ini, selain karena dunia kopi sangat digemari masyarakat secara luas baik dari konsep Coffee Shop itu sendiri juga karena kenikmatan bersama orang-orang yang disayangi. Hal inilah banyak bermunculan Coffee Shop dengan konsep yang unik, berbeda dan menarik.
"Awalnya Cafe hanya sebagai rumah singgah namun saat ini lebih diartikan tak ubahnya sebagai Rumah Kedua".
Mengendalikan Suasana Hati Yang Kacau
Tiba-tiba anda merasa hidup berantakan. Banyak hal yang berjalan tidak sesuai rencana. Semua orang seperti menjauhi anda. Saatnya melupakan semua masalah, anda harus kembali bersemangat...
Caranya?
Perment Mint
Aroma khas mint berpengaruh pada system dalam otak yang berkaitan dengan perasaan. Karena itu permen rasa mint bisa membantu mengatasi rasa gundah. Bereskan meja anda. Melihat tumpukan kertas akan membuat anda stress. Jangan biarkan kertas tak berguna tertumpuk di meja anda. Bereskan dan satukan dalam file tersendiri.
Dengar Musik
Pintar-pintarlah memilih musik yang pas dengan suasana hati karena mendengarkan musik adalah cara melupakan sore yang menyebalkan. Bersantai sejenak. Saat sibuk, luangkan waktu 15 menit untuk memperbaiki suasana hati.
Ganti Cahaya Lampu
Lampu meja yang bersinar lembut akan mengurangi suasana hati yang rinyam. Pejamkan mata selama 10 menit dan biarkan jiwa anda ada didunia khayal. Minum segelas susu. Walaupun klise, segela susu hangat akan meningkatkan kadar serotonin dalam otak, membuat anda lebih santai dan bahagia.
Lihat pemandangan
Pemandangan alam yang natural bisa menghilangkan sterss dan menurunkan tekanan darah. Jika tak ada lukisan, pasang katu pos yang brgambar pemandangan di sekitar meja anda.
Main games
Permainan seperti Plant and Zombie, Cityville akan membuat anda sejenak melupakan kesibukan dan berimajinasi dalam dunia baru.
Iseng-iseng coret kertas
Dengan selembar kertas dan pulpen, anda bisa menggambar apa saja, yang dapat menghilangkan rasa penat atau frustasi.
Sumber : M Times
Bakar Kalori Depan Komputer? Bisa Saja!
Banyak orang yang terlalu sibuk bekerja hingga tidak mempunyai waktu untuk berolahraga. Tapi, tahukah Anda ada cara untuk membakar kalori tanpa harus beranjak dari depan meja kerja?
Anda bukan hanya dapat berolahraga jari tangan pada keyboard komputer, banyak variasi yang dapat dilakukan untuk membakar kalori sambil duduk manis depan meja komputer.
Perhatikan langkah-langkah berikut!
- Pada saat duduk , angkat kaki dan luruskan sejajar dengan posisi duduk. Hal tersebut benar-benar membuat otot betis bekerja. Dengan gerakan ini, keringat yang keluar cukup banyak. Kalori pun banyak berkurang.
- Kencangkan otot perut selama mungkin. Lepaskan, dan kencangkan lagi. Lakukan terus sekuat tenaga Anda, karena hal ini dapat membakar kalori yang banyak sekaligus mengencangkan perut.
- Laptop juga bisa berguna. Baringkan laptop Anda diperut saat posisi duduk, lalu pegang menggunakan tangan seperti memeluk. Hal tersebut membesaskan kaki Anda untuk bergerak. Anda tinggal meniru gerakan olahraga kaki yang sederhana namun memiliki manfaat. Semakin banyak Anda bergerak, maka akan semakin banyak kalori yang terbakar.
Langganan:
Postingan (Atom)











